JEMBER- Tim Penggerak PKK Kecamatan dan Desa se-Kecamatan Silo gelar pertemuan rutin pada hari Rabu (22/02/2023) bertempat di Aula Serba Guna Desa Sidomulyo.
Kegiatan tersebut dihadiri Ketua TP PKK Kecamatan Silo, Ketua TP PKK Desa Se-kecamatan Silo beserta pengurusnya dan Kepala Puskesmas Silo.
Lutfi dalam mewakili Mas Kades, memberikan sambutan hangat terhadap seluruh peserta yang hadir dalam pertemuan rutin tersebut.
“Saya mewakili Mas Kades mengucapkan selamat datang di desa wisata Sidomulyo, kami turut senang pertemuan rutin TP-PKK se-Kecamatan Silo ini bisa terlaksana di desa kami”, ucap Lutfi saat sambutan.
Dilanjutnya, Lutfi juga menyampaikan harapannya pertemuan rutin yang digelar dapat menghasilkan output yang dapat dilaksanakan dengan baik.
“Bukan hanya menjadi suatu pertemuan yang formalitas saja, harapannya ada output dalam pertemuan ini yang dapat dilaksanakan dengan baik”, pungkasnya.
Ketua TP-PKK Desa Sidomulyo, Ny. Murni Eka Styowati, juga memberikan sambutan hangat karena diberikan kesempatan menjadi tuan rumah pertemuan rutin TP-PKK se-Kecamatan Silo.
“Kami berterimakasih atas diberikannya kesempatan menjadi tuan rumah untuk pertemuan TP-PKK Desa se-Kecamatan Silo”, ucap Murni saat sambutan.
photo Kepala Puskesmas Silo, Ketua TP PKK Kecamatan, Ketua TP PKK Sidomulyo dan Lutfi (dari kiri). Dok. Media Center
Dilanjutnya, Murni menyampaikan terkait pentingnya kehadiran TP-PKK dalam masyarakat, bukan hanya sebagai penanda, lebih dari itu TP-PKK dapat melahirkan gerakan-gerakan nyata untuk kesejahteraan masyatakat.
“Hadirnya PKK di masyarakat bukan hanya sebagai penanda, tapi bisa menjadi ujung tombak ekonomi dan kesejahteraan dalam masyarakat melalui 10 Program PKK”, lanjutnya.
Diketahui, dalam 10 Program PKK terdapat masalah kesehatan, hal ini sejalan dengan program prioritas pemerintah kabupaten Jember mengenai kesehatan terutama masalah Stunting.
Ketua TP-PKK Kecamatan Silo Ny.Yulita Rahmaningsih, dalam kesempatan ini turut menyinggung masalah stunting yang perlu diperhatikan secara intens, dan menghimbau kepada TP-PKK Desa se-Kecamatan Silo untuk menguatkan sinergi dan kepedulian TP-PKK dalam penurunan stunting.
“Masalah stunting kita harus sinergi, harus keliling, harus tau keluarga yang memiliki masalah apalagi stunting, jika diperlukan buatkan program pertemuan masalah kesehatan”, ucap Yulita pada saat sambutan.
Ketua TP-PKK Kecamatan Silo menyampaikan, Stunting adalah kondisi gagal tumbuh kembang balita yang di akibatkan oleh kekurangan gizi mulai dari 1000 hari pertama kehidupan yang ditandai dengan tumbuh badan tidak sesuai dengan usia.
Seperti yang diketahui Kecamatan Silo masih menjadi sorotan masalah stunting tertinggi, meskipun per 13 Februari 2023 statistik stunting di Silo menurun tidak masuk pada ranking 7 terburuk.
Kepala Puskesmas Silo dr. Adi. W dalam kesempatan ini juga menyinggung masalah kesehatan, dirinya menghimbau kepada TP-PKK sebagai penggerak utama dalam memberikan informasi kesehatan kepada masyarakat tingkat Desa.
“Program pemerintah tentang kesehatan perlu adanya kesinambungan informasi dari pusat ke desa, melalui TP-PKK per desa seharusnya tidak sulit untuk dilakukan”, ucap dr. Adi saat sambutan.
Dirinya berharap TP-PKK kecamatan maupun desa dapat bersinergi dengan Puskesmas Silo untuk masalah kesehatan, bergerak bersama-sama untuk menciptakan lingkungan yang sehat dan aman bagi masyarakat sekitar.