Sidomulyo, 19 Juni 2025 — Upaya pencegahan dan penurunan angka stunting terus digalakkan di Desa Sidomulyo. Bertempat di aula Kantor Desa Sidomulyo, sebanyak 12 ibu dan balita mengikuti penyuluhan dan pelatihan pembuatan kudapan sehat yang dilaksanakan oleh mahasiswa Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang (Poltekesma), Kamis (19/6).
Ketua kelompok mahasiswa, Puji Sri Lestari, yang juga merupakan Bidan Desa Sidomulyo, menjadi pemateri utama dalam penyuluhan kali ini. Dalam pemaparannya, ia menekankan pentingnya pemberian makanan tambahan (PMT) yang bergizi, mudah dibuat, dan terjangkau sebagai langkah nyata menurunkan risiko stunting pada anak balita.
Hadir dalam kegiatan tersebut, Muhammad Ilham, S.IP, mewakili Kepala Desa Sidomulyo, yang memberikan apresiasi atas inisiatif mahasiswa Poltekesma. “Kami menyambut baik kolaborasi ini. Stunting adalah persoalan serius yang harus ditangani bersama. Kami berharap kerja sama antara Poltekesma dan Desa Sidomulyo bisa terus berlanjut untuk menurunkan angka stunting,” ujarnya.
Kegiatan juga dihadiri oleh dosen pendamping dari Poltekesma yang memberikan sambutan dan dukungan terhadap langkah konkret mahasiswa dalam melakukan pengabdian kepada masyarakat.
Usai penyuluhan, peserta mengikuti praktik pembuatan kudapan sehat berupa cilok singkong ayam dengan saus pepaya. Menu ini dipilih karena menggunakan bahan lokal yang mudah ditemukan di Sidomulyo, namun tetap memenuhi kebutuhan gizi anak.
Menariknya, resep kudapan ini juga berpotensi dikembangkan menjadi peluang usaha rumahan bagi para ibu-ibu, sehingga selain menyehatkan keluarga, kegiatan ini juga bisa menambah penghasilan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat, khususnya para ibu dengan balita, semakin sadar pentingnya asupan gizi dan mampu menerapkan pola makan sehat di lingkungan keluarga.

