SIDOMULYO – Pemerintah Desa Sidomulyo, Kecamatan Silo, Kabupaten Jember menyalurkan honorarium kepada Guru Ngaji Muslim, Guru Kitab Suci Non Muslim, serta Petugas Pembantu Pencatat Nikah (P3N) Tahun 2026.
Penyaluran tersebut dilaksanakan di Aula Kantor Desa Sidomulyo pada Selasa (17/3/2026) mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai.
Program ini merupakan bentuk apresiasi pemerintah terhadap para tokoh agama dan pengajar keagamaan yang selama ini berperan aktif dalam membina kehidupan spiritual masyarakat desa.
Berdasarkan data penerima, tercatat 134 orang warga Desa Sidomulyo menerima honorarium tersebut yang terdiri dari guru ngaji, guru kitab suci non muslim, serta P3N yang tersebar di berbagai dusun di Desa Sidomulyo. Masing-masing penerima mendapatkan honorarium sebesar Rp1.500.000.
Kepala Desa Sidomulyo, Kamiludin, menyampaikan bahwa para guru ngaji dan tokoh agama memiliki kontribusi besar dalam membentuk karakter dan moral masyarakat.
“Peran para guru ngaji dan tokoh agama sangat penting dalam membina generasi muda serta menjaga nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat. Melalui kegiatan pengajian dan pembelajaran kitab suci, mereka telah memberikan kontribusi nyata bagi kehidupan sosial dan spiritual warga desa,” ujarnya.
Sementara itu, Kasi Kesejahteraan Desa Sidomulyo, Rofiatun, S.Si, menjelaskan bahwa penyaluran honorarium ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam memberikan perhatian terhadap para pengajar agama di desa.
Menurutnya, para guru ngaji, guru kitab suci, serta P3N selama ini telah berperan aktif dalam memberikan pembinaan keagamaan sekaligus menjadi panutan bagi masyarakat.
“Program ini merupakan bentuk penghargaan atas pengabdian para guru ngaji, guru kitab suci, dan P3N yang selama ini dengan penuh keikhlasan membimbing masyarakat. Kami berharap melalui honorarium ini mereka semakin termotivasi untuk terus memberikan pembinaan keagamaan kepada masyarakat,” jelas Rofiatun.
Lebih lanjut ia menambahkan bahwa keberadaan para tokoh agama memiliki peran strategis dalam menjaga keharmonisan sosial serta memperkuat nilai-nilai toleransi dan kerukunan antar umat beragama di Desa Sidomulyo.
Program honorarium bagi guru ngaji dan pengajar agama sendiri merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan para tokoh agama sekaligus memperkuat pendidikan keagamaan di masyarakat.
Dengan adanya dukungan tersebut, diharapkan kegiatan pembinaan keagamaan di tingkat desa dapat terus berjalan dengan baik serta memberikan dampak positif bagi kehidupan sosial masyarakat.
Melalui program ini, Pemerintah Desa Sidomulyo berharap para guru ngaji, guru kitab suci, dan P3N dapat terus berperan aktif dalam membina masyarakat serta menjaga nilai-nilai spiritual dan kebersamaan di tengah kehidupan bermasyarakat.

