SIDOMULYO – Sebagai bagian dari komitmen mewujudkan Sekolah Adiwiyata, SD Negeri Sidomulyo 05 melaksanakan studi tiru pengelolaan sampah di SMAK Santo Paulus Jember pada Sabtu (18/7/2026).
Kegiatan tersebut diikuti oleh Kepala Sekolah, dewan guru, dan komite sekolah dengan pendampingan Ketua TP PKK Desa Sidomulyo, Murni Eka Setyowati, S.Pd., beserta jajaran pengurus TP PKK sebagai bentuk sinergi dalam membangun budaya peduli lingkungan sejak dini.
Studi tiru ini merupakan inisiatif SD Negeri Sidomulyo 05 sebagai langkah awal mempersiapkan sekolah menuju Program Adiwiyata.
Selain menjadi tindak lanjut atas surat edaran Dinas Pendidikan yang mendorong guru untuk meningkatkan kompetensi melalui pembelajaran di luar sekolah, kegiatan ini juga dimanfaatkan untuk mempelajari praktik pengelolaan sampah yang telah berhasil diterapkan di SMAK Santo Paulus Jember.
Salah satu guru SD Negeri Sidomulyo 05 yang turut mengikuti kegiatan, Martini, mengatakan bahwa SMAK Santo Paulus dipilih sebagai lokasi studi tiru karena telah memiliki pengalaman dalam menerapkan Program Adiwiyata dengan sistem pengelolaan lingkungan yang baik.
“Melalui kegiatan ini kami ingin belajar secara langsung bagaimana pengelolaan sampah diterapkan di lingkungan sekolah. Harapannya, berbagai pengalaman dan praktik baik yang kami peroleh dapat menjadi referensi untuk diterapkan di SD Negeri Sidomulyo 05 sebagai langkah menuju Sekolah Adiwiyata,” ujar Martini.
Selama kegiatan berlangsung, rombongan memperoleh pemaparan mengenai pentingnya pengelolaan sampah sejak dari sumbernya.
Peserta mempelajari sistem pemilahan sampah berdasarkan jenisnya, pengelolaan dan pemanfaatan sampah agar memiliki nilai guna, serta memahami dampak dan bahaya sampah apabila tidak dikelola dengan baik.
Tidak hanya itu, peserta juga diajak menanamkan nilai tanggung jawab terhadap kebersihan lingkungan melalui kebiasaan sederhana, seperti membuang sampah pada tempatnya dan menjaga kebersihan lingkungan sekolah secara bersama-sama.
Kehadiran Ketua TP PKK Desa Sidomulyo bersama jajaran pengurus dalam kegiatan tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap penguatan pendidikan lingkungan di satuan pendidikan.
Sinergi antara sekolah dan TP PKK diharapkan mampu mendorong tumbuhnya budaya hidup bersih yang dimulai dari lingkungan sekolah dan terus berkembang hingga ke lingkungan keluarga serta masyarakat.
Sekretaris TP PKK Desa Sidomulyo, Ferke Rini Indrayati, yang turut mendampingi kegiatan tersebut, menyampaikan harapan Ketua TP PKK Desa Sidomulyo, Murni Eka Setyowati, S.Pd., agar hasil studi tiru ini dapat diwujudkan melalui langkah-langkah nyata di lingkungan sekolah.
“Ketua TP PKK Desa Sidomulyo berharap hasil studi tiru ini tidak berhenti sebagai tambahan pengetahuan saja, tetapi benar-benar dapat diterapkan di SDN Sidomulyo 05. Semoga budaya memilah dan mengelola sampah serta kepedulian terhadap kebersihan lingkungan dapat tumbuh sejak dini, sehingga sekolah mampu mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, dan menjadi bagian dari Sekolah Adiwiyata,” tutur Ferke Rini Indrayati.
Melalui studi tiru ini, SD Negeri Sidomulyo 05 berharap berbagai pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh dapat diadaptasi sesuai dengan kondisi sekolah.
Dengan dukungan seluruh warga sekolah, komite, serta sinergi bersama TP PKK Desa Sidomulyo, upaya mewujudkan Sekolah Adiwiyata diharapkan dapat berjalan secara bertahap dan berkelanjutan, sekaligus membentuk generasi yang peduli terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan.

