MallDesa Sidomulyo Sabet Predikat Tiga, Bukti Inovasi Desa Mampu Saingi Aplikasi Pemkab di Jatim

MallDesa Sidomulyo Sabet Predikat Tiga, Bukti Inovasi Desa Mampu Saingi Aplikasi Pemkab di Jatim

SURABAYA  – Pemerintah Desa (Pemdes) Sidomulyo, Kabupaten Jember, berhasil menorehkan prestasi gemilang di tingkat provinsi. Desa Sidomulyo meraih Predikat Terinovatif Tiga pada kategori Inovasi Teknologi Berbasis Website dan Mobile Apps dalam ajang bergengsi Penganugerahan Inotek Award Jawa Timur (Jatim) 2025 yang digelar oleh Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Jatim.

Penghargaan ini diterima pada acara puncak yang diselenggarakan secara meriah di Mercure Surabaya Grand Mirama, pada hari Kamis, 13 November 2025.

Mengenal MallDesa: Inovasi Digital Pangkas Waktu Layanan
Inovasi yang mengantarkan Desa Sidomulyo meraih penghargaan ini adalah Aplikasi MallDesa. Diluncurkan pada tahun 2023, MallDesa merupakan platform digital terpadu yang dirancang untuk meningkatkan efisiensi layanan publik dan menggerakkan ekonomi lokal desa.

Aplikasi ini memiliki sejumlah fitur unggulan, termasuk:

Administrasi Digital: Layanan pembuatan surat menyurat yang kini dapat diselesaikan dalam waktu singkat.

Layanan Publik: Fitur pengaduan masyarakat dan laporan kebencanaan.

Ekonomi Desa: Marketplace khusus UMKM dan paket wisata lokal.

Informasi: Pusat informasi dan pengumuman desa.

Dampak utama yang dirasakan oleh warga sangat signifikan. Dengan MallDesa, warga, terutama yang tinggal di wilayah perkebunan, tidak perlu lagi datang ke kantor desa. Pembuatan surat menyurat dapat dilakukan dari rumah dan memangkas waktu pelayanan publik menjadi hanya 5 menit per surat.

Pada kategori yang sama, Predikat Terinovatif Satu diraih oleh SIPKA (Sistem Informasi Pengembangan Kompetensi ASN) milik Pemerintah Kabupaten Trenggalek, diikuti oleh Aplikasi TUMBAS milik Pemerintah Kabupaten Mojokerto yang meraih Predikat Terinovatif Dua.

Jember Mendulang Prestasi di Berbagai Kategori Inovasi
Keberhasilan Jember tidak hanya berhenti pada Desa Sidomulyo. Kabupaten Jember secara keseluruhan berhasil meraih penghargaan di berbagai kategori Inotek Award 2025, antara lain:

Program “Okke Mase” meraih Predikat Inovatif V pada Kategori I (Inovasi Daerah).

Festival Kaki Gunung Watu Pecah yang menggabungkan unsur budaya, lingkungan, dan ekonomi, meraih Predikat Inovatif IV pada Kategori IV (Inovasi Sosial dan Kependudukan).

Briket Limbah Kopi karya siswa SDN Gelang 07 Sumberbaru berhasil masuk 15 Besar pada Kategori III (Inovasi Agribisnis dan Energi Baru Terbarukan).

Sebagai informasi tambahan, keberhasilan MallDesa telah terbukti dengan adanya replikasi oleh Pemdes Gesang, Kecamatan Tempeh, Lumajang, per tahun 2024.

Apresiasi dan Komitmen Peningkatan Inovasi
Kepala Desa Sidomulyo, Kamiludin, S.Kep., Ners, menyampaikan rasa syukur dan menjadikan penghargaan ini sebagai pelecut semangat untuk terus maju.

“Penghargaan ini menjadi motivasi kami untuk terus berinovasi. Insyaallah aplikasi MallDesa ini akan terus kami kembangkan, dan kami berharap bisa diterapkan di desa-desa lainnya agar kebermanfaatannya bisa dirasakan lebih luas,” ujar Kepala Desa.

Kepala Desa juga menyampaikan terima kasih khusus kepada pihak yang telah mendampingi proses implementasi aplikasi sejak awal.

“Terima kasih juga kepada Prodi Ilmu Pemerintahan Unmuh Jember serta Pak Lutfi Muharrom dan tim yang membersamai kami dalam pengimplementasian aplikasi ini selama ini,” tambahnya.

Arah Inovasi Digital di Jawa Timur
Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Dardak, yang hadir dan memberikan sambutan, menyoroti pentingnya efisiensi dan konsolidasi dalam pengembangan aplikasi pemerintah.

“Memang sempat ada masanya seakan-akan semua harus bikin aplikasi mobile, akhirnya banyak sekali. Kami harap mungkin disederhanakan saja ke dalam satu namanya Super Apps, membedakan antara aplikasi external oriented (untuk masyarakat) yang diukur dari jumlah unduhan, dan aplikasi internal oriented (untuk birokrasi) yang diukur dari seberapa istiqamah digunakan untuk meningkatkan efisiensi, akurasi, dan transparansi tata kelola pemerintahan,” jelas Wakil Gubernur.

Sementara itu, Kepala BRIDA Jatim, Dr. Andriyanto, S.H., M.Kes., yang juga selaku penyelenggara acara, menekankan peran Inotek Award sebagai komitmen berkelanjutan.

“Kami berharap Inotek Award membuktikan komitmen untuk menjadikan inovasi sebagai nafas harian dalam pelayanan publik. BRIDA akan terus memfasilitasi, merekam, dan mengembangkan setiap ide cemerlang yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.

MEDIA CENTER SIDOMULYO