Pertama di Jember, Pemdes Sidomulyo dan Bea Cukai Jember Resmikan Klinik

Pertama di Jember, Pemdes Sidomulyo dan Bea Cukai Jember Resmikan Klinik

JEMBER – Desa Sidomulyo yang memiliki banyak potensi dapat dimanfaatkan baik dengan masyarakatnya. Bahkan desa yang letaknya berada pada paling ujung timur Kabupaten Jember yang berbatasan dengan Kabupaten Banyuwangi tersebut memiliki produk unggulan yaitu Kopi Robusta yang saat ini tembus pasar ekspor ke Amerika.

Selain itu, Desa Sidomulyo didapuk menjadi satu-satunya desa devisa di Kabupaten Jember yang diresmikan langsung oleh Bupati Jember, Hendy Siswanto pada 30 Maret 2022 lalu. Hal ini dikarenakan Desa Sidomulyo memiliki potensi yang kualitasnya laku di pasar dunia sehingga Bupati Bersama Bank Indonesia tidak segan-segan memilih Desa Sidomulyo sebagai Desa Devisa.

Pertama di Jember, Pemdes Sidomulyo dan Bea Cukai Jember Resmikan Klinik   Pertama di Jember, Pemdes Sidomulyo dan Bea Cukai Jember Resmikan Klinik

Pertama di Jember, Pemdes Sidomulyo dan Bea Cukai Jember Resmikan Klinik   Pertama di Jember, Pemdes Sidomulyo dan Bea Cukai Jember Resmikan Klinik

Tak hanya kopi saja, terdapat Rumah akar (Kerajinan Fosil Kayu), Batik Sidomulyo hingga Raja domba yang dinilai memiliki potensi juga untuk bisa diekspor ke mancanegara. Maka dari itu, Jumat (05/08/22) Pemerintah Desa Sidomulyo bekerjasama dengan Bea Cukai Jember meresmikan Klinik Ekspor di Desa Sidomulyo.

Dipilihnya Desa Sidomulyo untuk mendirikan klinik eskpor karena dinilai memiliki banyak potensi yang bisa menyusul Kopi Robustanya untuk diekspor ke mancanegara. Sehingga Bea Cukai Jember mendirikan klinik ekspor di des aitu untuk pertama kalinya di Kabupaten Jember. Mas Kades, sapaan akrab Kepala Desa Sidomulyo dalam sambutannya menjelaskan Desa Sidomulyo memiliki kekayaan alam yang banyak sehingga masyarakat memanfaatkannya dan dapat meningkatkan perekonomiannya.

Pertama di Jember, Pemdes Sidomulyo dan Bea Cukai Jember Resmikan Klinik   Pertama di Jember, Pemdes Sidomulyo dan Bea Cukai Jember Resmikan Klinik

“Seperti Rumah Akar Sidomulyo yang berada di Dusun Curah Manis di sana. Mas Agus (Pengrajin Fosil Akar) memanfaatkan fosil akar di hutan-hutan yang sudah tidak dipakai disulap menjadi karya seni yang memiliki daya jual yang tinggi dan masih banyak lainya. Dan itu semua memiliki potensi juga untuk diekpor ke luar negeri” Ucapnya.

Ia menambahkan hadirnya Klinik Ekspor di Desa Sidomulyo yang digagas oleh Bea Cukai Jember dan Pemerintah Desa Sidomulyo berharap agar bisa memberikan edukasi dan jalan kepada masyarakat untuk bisa mengekspor produknya.
“Kami sangat berharap dengan adanya klinik ekspor ini, Bea Cukai nantinya memberikan edukasi kepada kami dan pelaku UMKM di desa ini untuk bisa ekspor ke berbagai negara. Dan tak hanya itu, kami berharap juga diberi jalan atau dicarikan lah ya pasarnya di luar negeri” Lanjutnya.

Asep Munandar, Kepala Bea Cukai Jember menjelaskan bahwa Bea Cukai Jember berkomitmen untuk terus mendorong UMKM yang ada di Kabupaten Jember khususnya di Desa Sidomulyo agar bisa mengekspor produknya ke luar negeri.

“Kedatangan kami di sini untuk mendorong para pelaku UMKM untuk bisa mengekspor produknya sampai ke luar negeri sehingga kami bekerjasama dengan pemerintah Desa Sidomulyo untuk mendirikan klinik ekspor dan meresmikannya” Ucapnya.

Pendirian Klinik Ekspor di Desa Sidomulyo, Lanjut Asep Munandar, merupakan klinik ekspor pertama yang ada di Kabupaten Jember.

“Klinik Ekspor ini yang pertama di Kabupaten Jember sehingga kami berharap nanti harus akan keberlanjutan aktivitas setelah diresmikannya dan ada hasilnya dari edukasi-edukasi yang kami berikan bisa mengekspor produknya ke luar negeri” Tuturnya.

Kegiatan yang bertajuk “Bea Cukai Sobo Desa dan Sosialisasi Klinik Ekspor Bersama Pemerintah Desa Sidomulyo” itu dihadiri oleh pelaku UMKM Desa Sidomulyo, Pengurus BUMDes, TP PKK Sidomulyo, Karang Taruna, Perangkat Desa hingga tokoh masyarakat.

Usai acara ceremony selesai, kegiatan dilanjut dengan pemotongan pita peresmian klinik ekspor dan pameran produk-produk unggulan Desa Sidomulyo yang memiliki potensi untuk diekspor ke luar negeri.

telah reservasi
45 menit lalu