Jember, deswitasidomulyo.com- Berlangsung di Tourist Information Center Desa Sidomulyo, Bappenas kunjungi Sidomulyo dan lakukan Monitoring Program DMDK & MBKM.
Kunjungan tersebut bersamaan dengan Laporan Akhir Mahasiswa Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) Universitas Brawijaya dan kegiatan Monitoring Evaluasi Program Digitalisasi Monografi Desa Kelurahan (DMDK) Desa Cemara, Desa Sidomulyo, Jember.
Acara tersebut dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk Tim Bappenas yang terdiri dari tiga orang, Bapak Najib Kabid Pemdes DPMD Jember, Bappeda, perangkat Desa Sidomulyo, pendamping DMDK Desa Sidomulyo, pendamping DMDK Kecamatan Silo, pemerintah Kecamatan Silo, Koordinator Daerah Jember DMDK, serta mahasiswa Universitas Brawijaya yang terlibat dalam MBKM di Desa Sidomulyo.
Selama program MBKM di Desa Sidomulyo, mahasiswa Universitas Brawijaya fokus pada pengembangan UMKM dan Wisata yakni salah satunya adalah pembuatan Pedoman Modul Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Modul ini mencakup tata cara manajemen UMKM, strategi branding, teknik pemasaran, dan aspek lainnya yang mendukung pengembangan UMKM di desa tersebut.
Selain itu, diluncurkan program “Sidomulyo dalam Satu Canvas,” yang bertujuan menyajikan informasi wisata di 11 titik jalan provinsi Jember-Banyuwangi. Program ini diharapkan dapat meningkatkan kunjungan wisata ke Desa Sidomulyo.
Tim Bappenas memberikan mengapresiasi upaya yang dilakukan oleh mahasiswa dan pemerintah desa dalam mendorong pengembangan UMKM dan Wisata. Mereka menekankan pentingnya kerjasama antara berbagai pihak untuk memajukan desa-desa di Indonesia.
“Kami sangat mengapresiasi atas apa yang sudah dikerjakan teman-teman mahasiswa UB di Desa Sidomulyo ini dalam mengembangkan UMKM dan Wisatanya. Sebenarnya kami hanya menginginkan mahasiswa ini menganalisis kira-kira Sidomulyo ini kurangnya dari segi apa” Ucap Staff Kementrian PPN/Bappenas
Jika sudah ditemukan permasalahan di dalam UMKM dan Wisata, Lanjutnya, “Maka teman-teman bisa memberikan solusi maupun rekomendasi untuk masalah tersebut. Seperti yang sudah dilakukan mahasiswa UB saat ini yakni membuat modul UMKM dan Banner informasi wisata. Selebihnya yang tidak bisa dikerjakan saat ini bisa diwariskan kepada mitra selama di sini seperti KIM maupun pokdarwis biar dilanjutkan selepas kalian pulang”.
Program yang dijalankan oleh mahasiswa Universitas Brawijaya bermitra dengan Komunitas Informasi Masyarakat (KIM) Tirto Gumitir, fokus pada pengembangan sektor wisata dan UMKM di Desa Sidomulyo.
Selain itu, pemerintah Kecamatan Silo, yang diwakili oleh Kasi PMKS, menggarisbawahi pencapaian Desa Sidomulyo sebagai desa yang paling maju dalam hal sektor pariwisata di Kecamatan Silo. Sehingga Mereka berharap prestasi ini dapat dijadikan contoh dan diikuti oleh desa-desa lain di kecamatan tersebut.
Bapak Najib, Kabid Pemdes DPMD Jember merasa puas atas kerja keras mahasiswa Universitas Brawijaya selama di Desa Sidomulyo.
“Setelah kalian di sini untuk menganalisis, hasilnya akan kami minta ya untuk kami pertimbangkan agar dimasukkan juga oleh Bappeda ke dokumen perencanaan untuk 2024. Kami sangat puas apa yang sudah dikerjakan teman-teman selama ini walaupun waktunya sangat sebentar” Ucapnya.
Mahasiswa Universitas Brawijaya menyampaikan laporan akhir mereka, menyoroti hasil-hasil konkret yang telah dicapai selama program MBKM di Desa Sidomulyo. Mereka juga menyajikan beberapa rekomendasi untuk pihak KIM Tirto Gumitir dalam mendukung UMKM dan sektor pariwisata di desa tersebut.
Selain itu, acara juga melibatkan kegiatan Monitoring Evaluasi terhadap Pendamping DMDK Desa dan Kecamatan, yang difokuskan untuk mendukung Desa Sidomulyo sebagai Desa Cemara (Cerdas, Mandiri dan Sejahtera). Evaluasi dilakukan pada penggunaan aplikasi SEPAKAT yang diberikan oleh Bappenas, sebagai upaya untuk terus meningkatkan efektivitas program DMDK.

